tag
Sepakbola
Brasil 3-0 Spanyol

Jogo Bonito Jadi Pemenang

Senin, 01 Juli 2013 07:48 WIB
Brasil hancurkan Spanyol 3-0, jadi juara Piala Konfederasi 2013.
  • Jogo Bonito Jadi Pemenang

    Brasil memastikan gelar juara Piala Konfederasi tiga kali beruntun.

  • Jogo Bonito Jadi Pemenang

    Brasil memastikan gelar juara Piala Konfederasi tiga kali beruntun.

  • Jogo Bonito Jadi Pemenang
  • Jogo Bonito Jadi Pemenang
Dominasi Spanyol runtuh di Brasil. Senin (01/07/13) pagi WIB, final Piala Konfederasi 2013 menjadi milik tuan rumah dengan kemenangan telak berkat gol-gol duet striker Fred dan Neymar Júnior.

Brasil menguras mental Spanyol. Mengetahui lawan lolos ke final setelah main hingga babak adu penalti pada semifinal dengan Italia, tim tuan rumah memacu tamu dengan gol cepat menit 2.

Fred menegaskan peran selaku ujung tombak Brasil. Gol pemain bernama asli Frederico Chaves Guedes menunjukkan keputusannya untuk kembali main di liga lokal tak mempengaruhi kariernya.

Kinerja Fred pun apik sebagai pendamping bintang muda Brasil, Neymar Júnior. Saat dia bergerak untuk mengganggu konsentrasi pemain Spanyol, Neymar mendapat peluang mencetak gol juga.

Sebelum babak pertama selesai, Neymar Jr – pemain yang akan segera merasakan kompetisi Liga Spanyol mulai musim 2013-2014 – memperbesar skor 2-0. Neymar menerima bantuan dari Óscar.

Sekembali dari ruang istirahat, Brasil tidak melepaskan setir permainan. Seleçao memperoleh gol cepat lagi, seperti mengulang babak pertama,  setelah Fred memanfaatkan asistensi mitranya, Hulk.

Kedudukan 3-0 meletakkan jogo bonito (permainan indah) Brasil berada jauh di depan kerapian tiki-taka (permainan pendek antarindividu). Tak ada jalan bagi La Roja Spanyol selain merombak taktik.

Vicente del Bosque mengganti Juan Mata dengan memasukkan Jesús Navas ke posisi penyerang sayap kanan. Pedro Rodríguez pindah ke kiri untuk tetap mendukung Fernando Torres di depan.

Hanya dua menit main, Navas mendesak ke pertahanan Brasil hingga jatuh oleh kaki Marcelo. Spanyol mendapat momentum untuk memperbaiki harapan dengan hadiah tendangan penalti .

Tapi Sergio Ramos butuh gawang lebih lebar untuk bisa menghasilkan skor. Kiper Brasil, Júlio César, pun bergerak ke arah benar meski tangannya tidak menjangkau bola Ramos yang melenceng.

Kesialan Spanyol memburuk pada menit 68. Pasangan Ramos di sentral pertahanan Spanyol, Gerard Piqué, kena kartu merah langsung akibat mengganjal Neymar – rekan barunya nanti di Barcelona.

Piqué menjadi orang pertama dan terakhir menerima kartu merah di Piala Konfederasi 2013. Dia pun mempersulit Spanyol untuk memburu ketinggalan meski David Villa sudah menggantikan Torres.

Spanyol justru beruntung karena tidak kemasukan gol-gol lain. Juara Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2008 dan 2012 sudah malu dengan kekalahan telak 0-3 oleh tuan rumah Piala Dunia 2014, Brasil. 

Mengalahkan Spanyol malah memberi trofi ketiga beruntun bagi Brasil sesudah juara Piala Konfederasi 2005 dan 2009. Secara keseluruhan, Tim Samba merebut piala keempat karena juga juara pada 1997.


Editor : Rawan Kurniawan

  • comment
Komentar