tag
Sepakbola
12 Besar Divisi Utama Liga Indonesia

PSIS Tolak Bonek

Senin, 01 Juli 2013 19:05 WIB
PSIS tolak suporter Persebaya Surabaya karena potensial rusuh.
Senin (01/07/13), panitia pelaksana pertandingan PSIS Semarang tolak kehadiran suporter Persebaya Surabaya dalam lanjutan 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Jatidiri, Rabu (03/07/13).

PSIS Semarang, melalui panitia pelaksana pertandingan 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia, menolak kehadiran suporter Persebaya Surabaya alias bonek. Faktor keamanan jadi alasannya.

"Kalau yang datang hanya 50-200 orang mungkin bisa diterima. Tapi yang datang mencapai seribuan suporter, tentu kita tidak bisa menerima mereka," kata Dedi Satria Budiman, Senin (01/07/13).

Ketua panpel PSIS itu mengaku sudah berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang. Ternyata pada saat yang bersamaan telah ada izin untuk aksi unjuk rasa buruh di Semarang.

PSIS dan  Persebaya akan bertemu dalam lanjutan 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Jatidiri, Rabu (03/07/13). 

"Untuk mencegah munculnya kejadian yang tidak diinginkan, akhirnya kami menolak kehadiran suporter Persebaya Surabaya," tegas Dedi.

"Kalau penanganan mereka yang sudah datang, kami serahkan kepada Polrestabes Semarang," lanjut dia.

Dedi mengemukakan, pertandingan PSIS kontra Bajul Ijo akan melibatkan 300 personel keamanan dari Polrestabes Semarang plus bantuan dari pengamanan swakarsa.

Soal harga tiket, Dedi menyatakan pihaknya akan menaikkan banderolnya, terutama untuk tribun barat dan VIP. Sementara karcis kursi di utara-selatan, timur, dan selatan tetap.

Kenaikan harga tiket tribun barat dari Rp40 ribu per lembar naik jadi Rp50 ribu. Untuk tribun VIP, dari Rp60 ribu naik jadi Rp75 ribu.

"Kalau tiket yang kita cetak (jumlahnya) tetap sama, yaitu 18.000 lembar, dari kapasitas Stadion Jatidiri Semarang yang hanya 21.000,” sebut Dedi.

“Kami juga tetap menjual tiket sehari sebelum pertandingan, yaitu di Sekretariat PSIS, kompleks Stadion Citarum, dan Sekretariat Panpel PSIS, kompleks GOR Jatidiri Semarang," kata dia.

Alasan panpel menaikkan harga tiket karena laga PSIS kontra Persebaya merupakan laga klasik dan bertepatan dengan masa libur sekolah.

“Kami tetap berharap penonton tetap datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan kedua tim, mengingat pertandingan PSIS melawan Persebaya tak disiarkan langsung televisi," kata Dedi.


Editor : Daniel Sasongko

  • comment
Komentar