tag
Sepakbola
Indonesia 0-7 Arsenal

Tujuh Petasan The Gunners

Minggu, 14 Juli 2013 23:49 WIB
Arsenal menang mutlak 7-0 atas Indonesia, uji coba di Jakarta.
  • Tujuh Petasan The Gunners

    Arsenal menikmati pertandingan santai dengan 'tim nasional Indonesia'.

  • Tujuh Petasan The Gunners

    Arsenal menikmati pertandingan santai dengan 'tim nasional Indonesia'.

  • Tujuh Petasan The Gunners
  • Tujuh Petasan The Gunners
Campuran pemain muda dan bintang Arsenal menikmati skor 7-0 atas ‘tim nasional Indonesia’, Minggu (14/07/13) malam, di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Entah apa manfaat uji coba bagi tuan rumah?

Pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno seolah terjadi di Emirates Stadium, London, Inggris. Main malam hari, Arsenal tampak lebih mengenal lapangan buruk ketimbang ‘tim nasional Indonesia’.

Beradaptasi sebentar, Arsenal paham bagaimana membuka pertahanan Indonesia. Dua penyerang tim inti, Alex Oxlade-Chamberlain dan Theo Walcott, berpadu menembus gawang Kurnia Meiga, menit 15.

‘Indonesia Dream Team’ – sebutan kamuflase tim nasional Indonesia karena bertanding melawan klub – memiliki peluang untuk membalas. Tapi kapten Boaz Solossa tidak tenang menendang bola ke gawang.

Sesudah rehat, Arsene Wenger menukar lima pemain. Pelatih Arsenal mulai mencicil memasukkan nama-nama terkenal. Tapi gol kedua The Gunners datang dari pemain muda, Chuba Akpom, menit 53.

Unggul dua gol, Arsenal memasukkan Lukas Podolski, Bacary Sagna, Olivier Giroud, dan Tomas Rosicky. Empat pemain senior kemudian bertautan untuk membunyikan petasan-petasan The Gunners.

Hanya dua menit main, dua awak Prancis, Bacary Sagna dan Olivier Giroud, memamerkan kerja sama. Dua kali Sagna mengoper bola silang dengan variasi beda hingga Giroud membuat sepasang gol, 4-0.

Giliran Tomas Rosicky menyusun kombinasi apik dengan Lukas Podolski untuk memperbesar skor, 5-0. Rosicky masih membantu Kristoffer Olsson merasakan nikmat membuat gol di pertandingan senior.

Penonton mungkin lupa berapa gol sudah masuk ke gawang Kurnia Meiga. Di luar stadion, jamaah sholat tarawih bergabung menonton televisi untuk melihat skor dan berharap masih melihat hiburan selingan.

Thomas Eisfeld meledakkan bom terakhir. Klub London Utara menang 7-0 dan memukul ‘tim nasional’ atau ‘Indonesia Dream Team’ agar tidur dan bermimpi sebelum bisa atau tidak bangun untuk sahur. 


Editor : Rawan Kurniawan

  • comment
Komentar