tag
Sepakbola
PBR Semayamkan Strikernya

Jasad Sekou Menuju ke Mali

Minggu, 28 Juli 2013 23:24 WIB
Manajemen PBR janji terbangkan jenazah Sekou Camara ke Mali.
  • Jasad Sekou Menuju ke Mali

    Jenasah Abdulaye Sekou Camara akan terbang ke Mali, negara dia.

Minggu (28/07/13) malam, manajemen Pelita Bandung Raya (PBR) berjanji akan menerbangkan jenazah Abdulaye Sekou Camara ke negaranya, Mali, pada Selasa (30/07/13).

Abdulaye Sekou Camara tewas saat berlatih di Stadion Siliwangi, Bandung, karena serangan jantung, Sabtu (27/07/13) pukul 23.48.

Nyawa Camara tidak tertolong saat menuju RS Halmahera Siaga yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Siliwangi.

“Rencana keberangkatan hari Selasa. Senin kami berangkatkan ke Jakarta dan Selasa baru diterbangkan ke Mali," kata Direktur PT Kreasi Performa Pasundan PBR, Marco Gracia Paolo, Minggu (28/07/13) malam.

Marco menjelaskan rencana awal jenazah Camara akan diterbangkan ke Mali, Senin malam. Pemberangkatan mundur menjadi Selasa karena dokumen dan administrasi belum selesai.

Marco memastikan keberangkatan jenazah bisa molor lagi menjadi hari berikutnya bila urusan administrasi bekas pemain PSAP Sigli dan Persiwa Wamena tidak tuntas.

"Ada kabar kurang bagus mengenai rencana kepulangannya. Seharusnya Senin sudah bisa jalan. Tadinya dokumen dan admisnistrasi akan diurus Minggu, tapi kan hari libur,” jelas Marco.

Meski belum bisa memastikan jadwal pasti keberangkatan, Marco berjanji manajemen akan memberikan pelayanan yang terbaik dan tercepat untuk jenazah Camara.

“Kami akan mencari yang dua kali terbang dari Jakarta, yaitu ke Bangkok atau Kuala Lumpur. Dari dua tempat itu, kami mencari pesawat langsung ke Afrika. Kasihan kalau sampai turun naik pesawat," jelas Marco.

Rencananya jenazah akan menumpang pesawat Eutopia Air Lines dari Jakarta dengan tujuan Bangkok atau Kuala Lumpur. Kemudian menuju Mali.

Sejumlah rekan Camara dan beberapa pemain PBR melayat. Djibril Corlibaly, rekan sekampung Camara di Mali yang juga striker Barito Putra, terbang langsung dari Kalimantan untuk melayat rekan senegaranya.

Kematian Camara mengganggu persiapan tim, termasuk rencana keberangkatan PBR bertolak ke Pekanbaru untuk menghadapi PSPS Pekanbaru.

"Ada wacana meminta penjadwalan ulang karena tim masih berkabung, namun masih dibicarakan. Rencananya tim akan berangkat Senin, namun saya akan konfirmasi ke manajemen," kata Budi.

Kematian Camara menjadi berita yang mengagetkan di dunia sepakbola nasional. PBR menerima ucapan bela sungkawa dari sejumlah elemen sepakbola nasional dan melalui jejaring sosial tim.


Editor : Jhon Purba

  • comment
Komentar