tag
Sepakbola
Sesaat Setelah Debut

Benítez Meninggal di Qatar

Selasa, 30 Juli 2013 20:22 WIB
Christian Benítez wafat sesaat sesudah tampil perdana di El Jaish.
  • Benítez Meninggal di Qatar

    Christian Benítez semasa main untuk America dan tim nasional Ekuador.

Sehari setelah Abdoulaye Sekou Camara meninggal di Bandung, duka lain terjadi di Qatar. Christian Benítez wafat sesudah membela El Jaish, Senin malam waktu setempat atau Selasa (30/07/13) WIB.

Christian Benítez, mantan pemain Birmingham City, meninggal dunia sesudah membuat debut di El Jaish, klub barunya di Qatar. El Jaish memperkirakan, Benítez kena serangan jantung mendadak.

Media melaporkan, Benítez tewas setelah main saat matahari bersinar terik di kawasan Timur-Tengah. Dia bermain untuk El Jaish yang menang 2-0 atas Qatar Sports Club di Piala Sheikh Jassem.

Pers lantas mengaitkan posisi Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia musim panas 2022. Hingga kini FIFA masih membahas kemungkinan Piala Dunia 2022 akan berlangsung pada musim dingin.

Mengabaikan bias kontroversi tentang Piala Dunia 2022, Ekuador berdukacita karena kehilangan pemain tim nasional. Christian Benítez ialah striker yang telah memberi 24 gol untuk negaranya.

Pengabdian Benítez untuk Ekuador terhenti pada angka 58 pertandingan. Padahal jumlah gol dan pertandingannya lebih banyak daripada ayahnya, Ermen Benítez, juga mantan striker tim nasional.

Sang ayah masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Ekuador. Tapi kini Ermen tak bangga lagi karena Christian, anaknya, wafat, saat berkarier di negeri orang.

“Sebagai orangtua, saya berusaha tenang karena ini kehendak Tuhan. Tuhan menentukan hidup kita. Tapi di dalam hati, saya merasa terpukul,” ujar Ermen yang membuat 191 gol di Liga Ekuador.

Anak Ermen, Christian – atau lebih terkenal dengan panggilan Chucho – meninggalkan istri dan dua anak kembar yang sekarang tinggal di Italia. Anggota keluarga lain menetap di Quito, Ekuador.

Chucho memulai karier di El Nacional di kampung halamannya, Quito. Dia kemudian merantau ke Santos Laguna, singgah sebentar di Birmingham City, sebelum kembali ke Meksiko di klub America.

Setelah memberi gelar juara Liga Meksiko untuk America, Christian Benítez pindah ke El Jaish. Tapi Chucho belum mempersembahkan apa pun selain debut selamat tinggal yang sangat mengejutkan. 


Editor : Rawan Kurniawan

  • comment
Komentar