tag
Sepakbola
Aneksasi Crimea

FIFA Jamin PD ‘18 di Rusia

Sabtu, 22 Maret 2014 08:32 WIB
FIFA jamin PD 2018 berlangsung di Rusia, pasca-aneksasi Crimea.
  • FIFA Jamin PD ‘18 di Rusia

    FIFA jamin PD 2018 berlangsung di Rusia, pasca-aneksasi Crimea.

Jumat (21/03/14), Rusia menganeksasi Crimea dari Ukraina, melalui undang-undang yang diteken Presiden Vladimir Putin. Tindakan politis itu membuat bos FIFA, Sepp Blatter, mengeluarkan jaminan Piala Dunia 2018 tetap digelar di Rusia.

“Piala Dunia telah diberikan dan dipercayakan kepada Rusia dan kami akan melanjutkan usaha tersebut,” ucap Blatter yang dikutip BBC, Jumat (21/03/14).

Pernyataan Blatter itu keluar setelah muncul keraguan Rusia akan tetap menjadi tuan rumah PD 2018. Politikus Partai Buruh Inggris, Andy Burnham, mengatakan kepada BBC, “Permohonan untuk FIFA untuk berpikir ulang dan menimbang kembali keputusan itu.”

Yang dimaksud Burnham adalah keputusan FIFA menggelar PD 2018 di Rusia,, setelah aneksasi Crimea dari Ukraina, melalui undang-undang yang diteken Presiden Vladimir Putin, Jumat kemarin.

Sanksi terbaru kepada Rusia telah dijatuhkan Uni Eropa (EU) dan Amerika Serikat (AS), namun Blatter memberi sinyal tak akan memberikan sanksi yang dapat mempengaruhi kelangsung turnamen sepakbola terbesar dunia pada 2018.

Burnham, mantan Sekretaris Negara bidang Kebudayaan, Media, dan Olahraga, percaya lembaga sepakbola tertinggi dunia itu harus bertindak. “Rusia tak bisa mendapatkan keduanya (aneksasi Crimea dan tuan rumah Piala Dunia 2018),” sambung dia.

“Mereka (Rusia) ingin menjadi host event olahraga internasional dan mereka punya prestise dan catatan itu sebelumnya, namun hanya dalam hitungan hari setelah berakhirnya Olimpiade Musim Dingin Sochi, mereka menginvasi negara tetangga dan merusak kedaulatan Ukraina,” tutur Burnham kemudian.

“Tuan Putin akan memutuskan apakah (Rusia) akan menjadi anggota persatuan internasional dengan segala konsekuensinya, atau apakah beliau akan berjalan sendiri? Saya pikir ini saat beliau untuk bersikap,” tegas Burnham. “Pesannya sangat jelas, bahwa dunia harus memutuskan apakah tindakan seperti ini tak  bisa diterima.”

FIFA dan UEFA juga harus memutuskan dua klub –Tavriya Simferapol dan FC Sevastopol—akan berkompetisi di Liga Ukraina, atau di Liga Rusia untuk musim depan. Kedua tim itu mengindikasikan lebih tertarik berlaga di Rusia.

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Brasil 2014
Editor : Daniel Sasongko

  • comment
Komentar