tag
Sepakbola
Diejek Berusia Tua

Eto’o: Mourinho Itu Bodoh!

Jumat, 16 Mei 2014 03:41 WIB
Samuel Eto'o sebut Mourinho manusia bodoh karena pernah mengejeknya.
  • Eto’o: Mourinho Itu Bodoh!

    Samuel Eto'o menyebut Mourinho sebagai manusia bodoh.

Penyerang internasional Kamerun yang memperkuat Chelsea, Samuel Eto'o, Jumat (16/05/14), menyebut pelatihnya, Jose Mourinho sebagai orang yang bodoh, setelah pria Portugal itu sempat mengejeknya terkait usia.

Mourinho menghiasi halaman-halaman depan surat kabar Inggris dua bulan silam ketika pada suatu pembicaraan pernah mengatakan bahwa pemain Kamerun itu lebih tua daripada yang diakuinya.

"Saya 33 tahun. Dan itu bukan karena si bodoh itu memanggil saya pebagai pria tua maka anda harus mempercayainya," kata Eto'o kepada pers di acara turnamen sepakbola remaja di Bouake.

"Dan Anda mungkin telah mencermati bahwa pria tua lebih baik ketimbang para pemuda," tambah Eto’o.

Sebelumnya Mourinho berkata kepada seorang pengusaha Swiss sebelum pemain Kamerun itu merayakan ulang tahun ke-33nya pada Maret silam,

"Masalah di Chelsea adalah kami kekurangan penyerang. Saya memiliki satu (Eto'o), namun ia sudah (berusia) 32 (tahun). Mungkin 35 (tahun). Siapa tahu?" kata Mourinho.

Eto'o sangat mengingat benar komentar Mourinho tersebut, dan ia sempat bergaya seperti pria lanjut usia saat dirinya memegangi tiang bendera tendangan sudut setelah mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur.

"Kontras terhadap apa yang ia katakan mengenai usia saya, saya masih berada dalam kondisi yang bagus. Pada usia 33 tahun saya masih merasa baik-baik saja," ucap Eto’o.

"Dan saya juga ingin berkata bahwa saya tidak akan menjadi pengungsi di AS atau Timur Tengah. Saya akan terus berada di level teratas. Saya ingin terus bermain di Liga Champions, namun saya tidak katakan kepada Anda dengan klub apa (saya akan bermain)," lanjut Eto’o.

"Saya menghitung (peluang) untuk bermain di dua Piala Dunia berikutnya, terdapat seseorang yang bermain sampai ia berusia 42 tahun, yaitu rekan senegaranya Roger Milla pada Piala Dunia 1994,” pungkas Eto’o.


Editor : Abinery Hamzano

  • comment
Komentar