tag
Sepakbola
Dugaan Suap Piala Dunia 2022

FIFA Investigasi Qatar

Senin, 02 Juni 2014 07:32 WIB
Wakil Presiden FIFA dukung proses ulang penetapan tuan rumah Piala Dunia 2022.
  • FIFA Investigasi Qatar

    Mohamed bin Hammam dicurigai sogok pejabat teras FIFA.

Wakil Presiden Badan Sepakbola Dunia (FIFA) Jim Boyce melontarkan dukungan untuk memproses ulang penetapan tuan rumah Piala Dunia 2022, Minggu waktu setempat atau Senin (02/06/14).

Pernyataan Jim Boyce menanggapai rumor terjadi korupsi dalam penunjukan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 pada Desember 2010.

“Jika laporan Michael Garcia menyimpulkan ada pelanggaran dalam pemungutan suara untuk menentukan tuan rumah Piala Dunia 2022, sebagai anggota komite eksekutif FIFA saya tak masalah dilakukan pemungutan suara ulang," kata Boyce.

Michael Garcia adalah pejabat yang ditunjuk FIFA untuk menyelidiki dugaan pelanggaran prosedur penetapan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

The Sunday Times, salah satu media di Inggris, memberitakan Mohamed bin Hammam, mantan anggota komite eksekutif FIFA dari Qatar, dikabarkan mengeluarkan dana 5 juta dolar AS (sekitar Rp58 miliar) kepada pengurus FIFA agar mendukung pencalonan Qatar sebabai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Untuk memberitakan indikasi tersebut, The Sunday Times mengklaim memiliki jutaan dokumen rahasia, termasuk surel, surat dan bukti transfer, yang mengindikasikan bin Hammam menyogok petinggi FIFA.

Pemberitaan The Sunday Times dibantah pejabat olahraga di Qatar dengan pernyataan bahwa Bin Hammam tidak punya kedudukan di panitia yang bertanggung jawab atas pencalonan Qatar di Piala Dunia.


Editor : Jhon Purba

  • comment
Komentar