tag
Sepakbola
Fans Terobos Ruang Media

Chile Hukum 200 Pendukung

Jumat, 20 Juni 2014 01:09 WIB
Chile berencana hukum penggemar yang terobos ruang media Piala Dunia 2014.
  • Chile Hukum 200 Pendukung
    Internet

    Pendukung Chile saat beraksi mendukung negaranya di Piala Dunia 2014.

Asosiasi Sepakbola Chile mengungkap rencana menjatuhkan untuk sanksi terhadap penggemar yang menerobos pusat media Piala Dunia Brasil 2014 di Stadion Maracana, Kamis waktu lokal atau Jumat (20/06/14).

Aksi memalukan yang dilakukan pendukung Chile terjadi menjelang pertandingan Chile melawan Spanyol. Hal ini mempermalukan sistem keamanan Piala Dunia 2014.

Sekitar 200 penggemar Chile menerobos masuk ke pusat media sekitar satu jam sebelum pertandingan dimulai yang menimbulkan kecemasan Badan Sepakbola Dunia (FIFA) dan panitia penyelenggara turnamen.

“Kami mempelajari cara-cara untuk menghukum orang-orang ini sehingga mereka hanya dapat menyaksikan pertandingan-pertandingan Piala Dunia dari Chile mulai saat ini," kata Presiden Asosiasi Sepakbola Chile Sergio Jadue.

“Hal itu juga berlaku untuk pertandingan-pertandingan lokal di Chile serta pertandingan dengan kunjungan tim-tim nasional. Kami tidak pernah mau melihat citra seperti ini lagi,” tegas Sergio Jadue di lapangan latihan Chile di Belo Horizonte, Brasil.

Dalam perjalanan menuju stadion, penggemar Chile menerobos titik pemeriksaaan keamanan, sebelum memecahkan pintu kaca dan menyusup masuk ke area kerja wartawan dalam pertandingan yang berakhir menjadi kemenangan Chile 2-0 atas Spanyol.

Direktur Keamanan FIFA Ralf Mutschke mengatakan 87 penggemar Chile telah ditahan dan dipaksa meninggalkan negara dalam waktu 72 jam atau dideportasi. FIFA menegaskan pelanggaran keamanan ini sangat memalukan.

Seorang penggemar Chile yang merupakan wanita terluka dan dikeluarkan dengan menggunakan kursi roda. Di Ibukota Chile, Santiago, juga terjadi keributan. Dalam perayaan kemenangan, sebagian penggemar membajak enam bus dan mengendarainya berkeliling kota dan puluhan bus lain menjadi korban vandalisme.

“Kita perlu memisahkan keadilan biasa dari keadilan olahraga. Saya tidak tahu apakah keadilan biasa di Brasil akan melakukannya, namun kedutaan besar kami menangani masalah ini dengan keadilan-keadilan hukum," kata Jadue.

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Brasil 2014
Penulis : Jhon Purba

Tag Terkait

#Piala Dunia Brasil 2014 #Chile
  • comment
Artikel Terkait
Komentar