tag
Sepakbola
Preview Italia Vs Uruguay

Italia Dihantui Memori 2010

Selasa, 24 Juni 2014 10:42 WIB
Italia dan Uruguay akan mati-matian rebut tiket terakhir dari Grup D.
  • Italia Dihantui Memori 2010
    Getty Images

    Fabio Cannavaro berjalan gontai usai Italia kalah dari Slovakia di Piala Dunia 2010.

  • Italia Dihantui Memori 2010
    Bayu Pandu Arisma/INDOSPORT-GETTY IMAGES

    Gianluigi Buffon minta Italia tampil ganas di Arena das Dunas saat lawan Uruguay.

  • Italia Dihantui Memori 2010
  • Italia Dihantui Memori 2010
Partai kontra Uruguay di Arena das Dunas menentukan nasib Italia di Piala Dunia Brasil 2014, Selasa (24/06/14). Menjelang duel terakhir penyisihan Grup D, Italia dihantui memori kelam Piala Dunia 2010.

Di Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan, status juara bertahan tak membantu Italia. Juara Dunia 2006 ini mengalami nasib tragis karena tak mampu lolos dari penyisihan Grup F di Afrika Selatan.

Di Grup F Piala Dunia 2010, Italia tak pernah menang dari tiga pertandingan. Italia bermain imbang 1-1 dengan Paraguay dan 1-1 dengan Selandia Baru.

Di partai terakhir, Italia mengalami kekalahan 2-3 dari Slovakia. Dengan nilai 2, Italia jadi jurukunci dan kalah bersaing dengan Selandia Baru yang punya 3 angka. Dua tiket ke 16 besar menjadi milik Paraguay dan Slovakia.

Kisah Piala Dunia 2010 menghantui Italia saat memasuki partai terakhir penyisihan Grup D Piala Dunia 2014. Menjelang duel pamungkas di Arena das Dunas, Natal, Italia dan Uruguay sama-sama punya tiga angka dan berada di posisi kedua dan ketiga.

Pemenang di Arena das Dunas akan mengantongi tiket terakhir sekaligus sebagai pendamping Kosta Rika berlaga di putaran perdelapanfinal. Dibandingkan Uruguay, peluang Italia lebih besar karena hanya membutuhkan hasil imbang. Uruguay mau tak mau harus menjadi pemenang karena kalah dalam urusan produktivitas gol.

Selain memperbaiki mental yang berantakan usai kalah 0-1 dari Kosta Rika, Italia menyadari kualitas permainan Uruguay yang terus melonjak usai menekuk Inggris.

“Sejarah mengajarkan kepada kami, semakin tinggi apa yang dipertaruhkan, kami harus tampil lebih baik. Akan sangat berisiko jika kami tampil seadanya,” kata kiper Italia Gianluigi Buffon.

“Uruguay tim yang harus ditakuti dan akan selalu ada efek dari laga sebelumnya. Saya tak khawatir seperti di Afrika Selatan, empat tahun lalu, saat kami hanya butuh hasil imbang melawan Slovakia. Di sini, situasinya lebih menuntut dan lawan kami lebih baik.”

Persiapan Italia diganggu masalah cedera pemain. Menjelang duel melawan Uruguay, kondisi gelandang Daniele de Rossi, bek Andrea Barzagli dan bek Mattia de Sciglio terus dipantau apakah layak bermain atau menjadi penghuni bangku cadangan.

Uruguay menyiapkan diri dengan maksimal, termasuk menggali kelemahan Italia. Pencarian titik kelemahan Italia berdasarkan masukan dari pemain yang merumput di Liga Italia, salah satunya adalah Martin Caceres. Caceres yang memperkuat barisan pertahanan Juventus (juara Liga Italia) mengaku sudah membagi informasi kepada Pelatih Uruguay Oscar Tabarez.

“Semua pelatih mengenal Andrea Pirlo. Saya hanya menyampaikan kepada Tabarez soal pentingnya mengganggu ketika Pirlo menguasai bola," kata Caceres soal Pirlo yang menggerakkan permainan Juventus dan Italia. Selain Pirlo, Caceres juga bercerita soal gelandang Claudio Marchisio dan bek Giorgio Chiellini.


DATA DAN FAKTA

- Pertemuan terakhir terjadi pada 30 Juni 2013 di Piala Konfederasi yang dimenangi Italia lewat adu tendangan penalti.

- Di Piala Dunia, Uruguay dan Italia baru dua kali bertemu. Italia menang sekali, Uruguay tak pernah menang dan sekali berakhir imbang.

- Lima pemain Uruguay yang tampil di Piala Dunia 2014 saat ini merumput dan mencari nafkah di Liga Italia.


PLAYER TO WATCH

MARIO BALOTELLI
Pelatih Italia Cesare Prandelli dengan terbuka mengaku sangat berharap pada Mario Balotelli. Sejauh ini, kinerja Balotelli tidak terlalu buruk dengan menyumbang satu gol, gol penentu kemenangan atas Inggris. Saat melawan Kosta Rika, Balotelli tak berkutik.

Statistik Balotelli dari dua partai di Piala Dunia 2014 memperlihatkan agresivitas dengan 3,5 kali melepas serangan dari tiap pertandingan dan akurasi passing mencapai 90 persen. Tak salah Italia bertumpu pada Balotelli karena pemain AC Milan ini paling menjanjikan dibandingkan pemain depan lain yang dibawa Prandelli. Balotelli diakui sebagai pemain yang piawai melepas tendangan keras terarah dari luar kotak penalti, kuat dalam penguasaan bola dan hebat dalam penuntasan peluang menjadi gol.
   

LUIS SUAREZ
Luis Suarez lebih mentereng. Absen di partai pertama saat Uruguay kalah dari Kosta Rika, Suarez langsung meledak dengan memborong dua gol kemenangan Uruguay atas Inggris. Bila berdasarkan jam terbang di Piala Dunia, terlalu dini menilai Suarez karena baru sekali bermain.

Suarez tetap diakui sebagai penyerang mematikan. Saat tidak dalam kondisi fit karena masalah lutut, begitu mendapat peluang sekecil apapun, Suarez langsung menuntaskan menjadi gol, seperti saat membobol gawang Inggris.

Tak hanya mematikan, Suarez piawai membuka ruang bagi temannya untuk mencetak gol. Bekas kapten Ajax Amsterdam ini diakui sebagai pemberi umpan matang untuk tim. Hal lain yang harus diwaspadai lawan adalah Suarez termasuk hebat memprovokasi lawan untuk melakukan pelanggaran di kotak penalti.

 

5 LAGA TERAKHIR
ITALIA
01/06/14    Italia 0-0 Republik Irlandia (Uji coba)    
05/06/14    Italia 1-1 Luksemburg (Uji coba)
09/06/14    Fluminense 3-5 Italia (Uji coba)
15/06/14    Inggris 1-2 Italia (Piala Dunia)
20/06/14    Italia 0-1 Kosta Rika (Piala Dunia)


URUGUAY
06/03/14    Austria 1-1 Uruguay (Uji coba)
31/05/14    Uruguay 1 0 Irlandia Utara (Uji coba)
05/06/14    Uruguay 2-0 Slovenia (Uji coba)
15/06/14    Uruguay 1-3 Kosta Rika Piala Dunia)
20/06/14    Uruguay 2-1 Inggris (Piala Dunia)


PERKIRAAN PEMAIN
Italia (4-2-3-1): Buffon; Darmian, Barzagli, Chiellini, Abate; Motta, Verratti; Candreva, Pirlo, Marchisio; Balotelli.
Pelatih: Cesare Prandelli

Uruguay (4-4-2): Muslera; Gimenez, Godin, Caceres, Pereira; Lodeiro, Gonzalez, Arevalo, Rodriguez; Cavani, Suarez.
Pelatih: Oscar Tabarez


Ladbrokes:        2,70 - 3,30 - 2,70
William Hill:       2,70 - 3,10 - 2,70
INDOSPORT:   30% - 40% - 30%

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Brasil 2014
Penulis : Jhon Purba

Tag Terkait

#Piala Dunia Brasil 2014 #Uruguay #Italia #Luis Suarez #Mario Balotelli
  • comment
Artikel Terkait
Komentar