tag
Sepakbola
Preview Yunani Vs Pantai Gading

Laga Penentuan

Selasa, 24 Juni 2014 16:40 WIB
Yunani dan Pantai Gading mengincar tiga poin di penyisihan Grup C, sembari berharap ke Jepang.
  • Laga Penentuan

    Didier Drogba (kiri) dan Georgios Samaras.

Yunani akan menghadapi Pantai Gading dalam lanjutan penyisihan Grup C Piala Dunia Brasil 2014, Rabu (25/06/14) dini hari WIB. Yunani dan Pantai Gading sama-sama membutuhkan kemenangan untuk lolos ke 16 besar.
2. PLAYER TO WATCH

GEORGIOS SAMARAS

Georgios Samaras lahir pada 21 February 1985 di Heraklion, Yunani. Samaras merupakan salah satu punggawa dari klub Glasgow Celtic dan bermain pada posisi penyerang.

Sebelum menjadi pemain professional, Samaras sempat bermain untuk tim junior OFI Crete dan Heerenveen. Dua tahun menimba ilmu di tim junior Heerenveen, Samaras melakoni debut perdana pada 2002. Setelah melewati tiga musim di Eredivisie Belanda dengan membukukan 25 gol dari 88 penampilan, Samaras berlabuh ke klub kota Manchester, Manchester City, dengan transfer 6 juta pounds.

Bertahan dua tahun di Manchester City dan hanya mencetak 8 gol, Samaras dipinjamkan ke Celtic di Liga Primer Skotlandia. Di akhir musim, Celtic memberi kontrak permanen kepada Samaras.

Tujuh musim memperkuat Celtic, Samaras ikut mengantarkan klubnya merebut tiga juara liga (2007-2008, 2011-2012, 2012-2013), dua Piala Skotlandia (2010-2011, 2012-2013), dan satu Piala Liga Skotlandia (2008-2009).

Kemampuan Samaras sangat diharapkan publik Yunani di Piala Dunia Brasil 2014. Meski baru bisa mengukir delapan gol saat mengenakan kostum timnas, Samaras tetap dijadikan sebagai andalan untuk mengobrak-abrik lini pertahanan Pantai Gading.

 

DIDIER DROGBA

Lahir pada 11 Maret 1978, Didier Drogba adalah kapten dan topskor sepanjang masa Pantai Gading.

Setelah bermain di level yunior, Drogba memulai karier profesional saat berusia 18 tahun bersama Le Mans. Dia kemudian menandatangani kontrak sebagai pemain profesional saat berusia 21 tahun. Pada musim kompetisi 2002-2003, Drogba bergabung dengan Guingamp di Ligue 1 Prancis dan untuk pertama kali memperkuat Pantai Gading pada September 2002. Drogba pindah ke Olympique Marseille pada tahun 2003. Drogba membawa Marseille ke final Piala UEFA 2004 dan berada di urutan ketiga top skor Ligue 1 dengan 19 gol.

Pada 2004, Drogba bergabung dengan Chelsea dengan nilai transfer £24 juta yang menjadikannya sebagai pemain termahal Pantai Gading. Di musim perdana, Drogba berhasil membawa Chelsea meraih gelar juara Liga Utama Inggris pertama dan gelar juara Piala Liga Inggris 2005 dengan mencetak sebuah gol di laga final.

Pada 2006, Drogba kembali berhasil membawa Chelsea meraih gelar juara Liga Utama Inggris dan menjadi kapten Pantai Gading untuk pertama kali. Drogba menjadi pemain pertama yang mencetak gol untuk Pantai Gading di putaran final Piala Dunia 2006 dan terpilih sebagai Pemain Afrika Terbaik 2006.

Di akhir musim kompetisi 2006-2007, Drogba mencatatkan namanya sebagai top skor Liga Primer dengan 20 gol dan membawa Chelsea meraih gelar juara Piala Liga Inggris 2007 dan Piala FA 2007 dengan mencetak gol-gol kemenangan di kedua partai final tersebut.

Drogba juga tampil saat Chelsea menjuarai Liga Champions UEFA 2011–2012. Dia mencetak gol penyeimbang kemudian gol penentu kemenangan di babak adu penalti pada laga final. Gol di babak adu penalti tersebut merupakan tendangan terakhirnya sebagai pemain Chelsea setelah Chelsea menyatakan Drogba akan meninggalkan klub saat kontraknya berakhir pada akhir bulan Juni 2012.

Setelah itu dirinya meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Shanghai Shenhua di China, namun dirinya tidak berada lama di sana hingga pindah pada 28 Januari 2013 ke Galatasaray di Turki.

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Brasil 2014
Penulis : Zaenudin Firdaus
Editor : Jhon Purba

Tag Terkait

#Piala Dunia Brasil 2014 #Yunani #Pantai Gading
  • comment
Artikel Terkait
Komentar