tag
Sepakbola
Preview Korsel Vs Belgia

Belgia Jajal Tim Lapis Kedua

Kamis, 26 Juni 2014 09:33 WIB
Belgia kemungkinan besar akan merotasi tim inti saat melawan Korea Selatan.
  • Belgia Jajal Tim Lapis Kedua
    Eli Suhaeli/INDOSPORT-GETTY IMAGES

    Kiri ke kanan: Kevin Mirallas, Adnan Januzaj, Divock Origi, dan Nicolas Lombaerts (Belgia).

Belgia sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia Brasil 2014. Melawan Korea Selatan, pelatih Marc Wilmots akan merotasi skuad utamanya dalam pertandingan terakhir Grup H di Stadion Corinthians, Kamis (26/06/14).

Raksasa muda Belgia berhasil mengamankan satu tiket babak sistem gugur usai meraih enam poin, hasil kemenangan 1-0 atas Rusia dan 2-1 atas Aljazair. Kini pada laga terakhir Grup H melawan Korea Selatan, Belgia akan merotasi tim intinya.

Alasannya, pelatih Marc Wilmots menjelaskan, ingin memberikan kesempatan bermain kepada pemain yang belum dimainkan. Namun keputusan itu, Wilmots menjelaskan bukan karena meremehkan Korsel ataupun tidak berambisi menjadi juara grup.

Pasalnya, Korsel kemungkinan besar akan bermain ngotot dan tampil habis-habisan pada laga terakhir Grup H. Selain itu, meskipun telah lolos, posisi puncak bisa direbut Aljazair jika mereka kalah dari Korsel dan Aljazair mampu mengalahkan Rusia.

Menanggapi masalah tersebut, Wilmots menjawab tenang. Menurutnya posisi juara grup atau runner-up tidak penting, karena Belgia siap melawan siapa pun pada babak 16 besar.

"Fokus kami adalah laga putaran kedua. Saya memang ingin tempat pertama. Namun apakah kami bertemu Jerman besok atau nanti, itu sama saja. Seperti yang kita ketahui, Jerman masih mungkin finis di posisi kedua," kata Wilmots kepada London Evening Standard.

Melawan Korsel, kemungkinan besar Wilmots akan memainkan Divock Origi, Kevin Mirallas, atau Nicolas Lombaerts sejak menit pertama.

Dari kubu Korsel, pelatih Hong Myung Bo jelas akan menurunkan skuad terbaiknya. Laga melawan Belgia akan menjadi hidup atau mati Korsel di Piala Dunia Brasil 2014. Namun, nasib Korsel juga ditentukan oleh hasil laga Aljazair melawan Rusia.

Melihat tipisnya peluang Korsel lolos ke babak 16 besar, Hong Myung Bo tidak menuntut banyak kepada para pemainnya. Pelatih yang tampil memperkuat Korsel pada Piala Dunia 1998, 2002, 2006, dan 2010 itu hanya meminta pemainnya tampil baik pada laga terakhir mereka di Grup H.

"Sekarang kami harus membuka lembaran baru. Kami saat ini akan melakukan yang terbaik sampai akhir kompetisi. Itulah satu-satunya pilihan yang tersisa," ungkap Hong Myung Bo.

Untuk lolos ke babak 16 besar, Korsel setidaknya harus mengalahkan Belgia dengan selisih tiga gol. Sementara itu Korsel harus berharap Rusia bisa mengalahkan Aljazair, dengan skor tipis, seperti 1-0.

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Brasil 2014
Penulis : Joko Sedayu
Editor : Daniel Sasongko

Tag Terkait

#Piala Dunia Brasil 2014 #Belgia #Korea Selatan
  • comment
Artikel Terkait
Komentar