tag
Sepakbola
Piala Dunia Brasil 2014

Ulama Brasil Minta Hargai Pemain yang Berpuasa

Sabtu, 28 Juni 2014 13:01 WIB
Ulama Brasil meminta kepada seluruh peserta Piala Dunia agar menghargai pemain yang berpuasa.
  • Ulama Brasil Minta Hargai Pemain yang Berpuasa
    Eli Suhaeli-INDOSPORT-INTERNET

    Ilustrasi Mesut Oezil

Ulama Brasil, Sheikh Khaled El Din, Sabtu (28/06/14), menganjurkan kepada seluruh peserta Piala Dunia 2014, agar dapat menghormati dan menghargai pemain muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Gelaran Piala Dunia 2014 yang bertepatan dengan bulan Ramadhan bakal menjadi tantangan untuk pesepakbola beragama muslim. Pasalnya mereka bakal menghadapi situasi sulit dalam menjaga stamina.

Piala Dunia Brasil memang bukan pesta sepakbola terbesar dunia pertama yang berbenturan dengan Bulan Ramadhan. Situasi serupa pernah terjadi pada Piala Dunia 1986.

Pada babak 16 besar, sejumlah pemain muslim masih harus berjuang membela negaranya masing-masing, seperti,  Mesut Oezil, Sami Khedira (Jerman) Karim Benzema, Bacary Sagna, Mamadou Sakho, Moussa Sissoko (Perancis), Xherdan Shaqiri (Swiss) dan beberapa pemain muslim lainnya.

Melihat hal itu, Dewan Ulama Brasil, Sheikh Khaled El Din dan perwakilan Ulama Amerika Selatan, Sheikh Juma Momade menganjurkan kepada para seluruh peserta Piala Dunia lainnya agar menghormati pemain yang menjalani ibadah puasa.

“Setiap orang yang disekitar orang berpuasa harus menjaga perilaku diantara mereka yang berpuasa. Sebab mereka tidak hanya menahan lapar dan haus, namun juga tidak dapat berbicara buruk dan berfikir negatif kepada siapa pun," ujar Sheikh Khaled El Din, seperti dilansir Washington Post.

 “Kami punya contoh beberapa atlet di beberapa klub Eropa yang pada Ramadan tetap bermain dengan baik. Tapi jika performa pemain menurun saat berlaga, ia boleh memilih untuk berbuka puasa," kata Sheikh Juma Momade menambahkan.

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Brasil 2014
Penulis : Abinery Hamzano

Tag Terkait

#Piala Dunia Brasil 2014
  • comment
Artikel Terkait
Komentar