tag
Sepakbola

Kamerun Selidiki Dugaan Pengaturan Skor

Selasa, 01 Juli 2014 15:50 WIB
Kamerun tengah menyelidiki dugaan pengaturan skor timnas mereka di Piala Dunia Brasil 2014.
  • Kamerun Selidiki Dugaan Pengaturan Skor
    GETTY IMAGES

    Alexandre Song (Kamerun) ketika diberi kartu merah langsung setelah memukul Mario Mandzukic dalam laga penyisihan Grup A Piala Dunia Brasil 2014.

Selasa (01/07/16), petinggi sepakbola Kamerun tengah menyelidiki dugaan pengaturan skor timnas negara itu di Piala Dunia Brasil 2014. Dugaan itu muncul setelah tiga laga Kamerun di penyisihan Grup A berakhir dengan kekalahan.

Komite Etis Federasi Sepakbola Kamerun (FCF) bakal melakukan serangkaian investigasi terhadap dugaan "suap" yang dilakukan apa yang disebut sebagai "tujuh apel busuk" dalam tiga pertandingan The Indomittable Lions di PD 2014.

Dugaan pengaturan skor itu pertama diapungkan oleh koran Jerman, Der Spiegel. Surat kabar itu menduga pengatur suap itu berasal dari Singapura. 

Dalam tiga pertandingan Grup A, Kamerun mengalami kekalahan, termasuk ditebas empat gol tanpa balas oleh Kroasia pada 23 Juni lalu. Dalam laga itu, Alexandre Song mendapat kartu merah langsung karena tepergok memukul Mario Mandzukic. Lebih ironis setelah dua penggawa Kamerun, Benoit Assou-Ekotto dan Benjamin Moukandjo, sempat bersitegang di pengujung pertandingan.

Dugaan suap itu muncul menyusul pernyataan dari tersangka pengatur pertandingan, Wilson Raj, Perumal, yang ditahan Kepolisian Finlandia pada April lalu. Perumal dicokok berdasarkan surat penahanan internasional.

Dalam sebuah obrolan dengan Der Spiegel, warga Singapura itu secara tepat memprediksi hasil akhir pertandingan Kamerun kontra Kroasia dan menyatakan bahwa seorang pemain akan dikeluarkan dari lapangan.

"Sejumlah dugaan suap dalam tiga pertandingan Kamerun pada Piala Dunia Brasil 2014, terutama laga melawan Kroasia, bersamaan dengan 'munculnya tujuh apel busuk'(dalam timnas kami) tak mencerminkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang dipromosikan pihak sekretariat (FCF), yang (seharusnya) selaras dengan kode perilaku FIFA dan etika bangsa kami," tulis pernyataan resmi FCF, yang dikutip BBC. 

"Komitmen kami sangat kuat, yakni melakukan segala hal yang diperlukan untuk menyelesaikan segala perilaku yang merusak ini dalam waktu singkat ke depan," sambung pernyataan itu.

FIFA belum berkomentar apakah akan meliibatkan diri dalam masalah itu, setelah badan tertinggi sepakbola Kamerun menyatakan akan melakukan segala hal yang memungkinkan untuk keperluan penyelidikan. 

Sekilas tentang sang pengatur skor:  
- Wilson Raj Perumal, warga Singapura, ditangkap di Finlandia dan jadi tersangka pengaturan skor.
- Dalam buku yang dipublikasikan pada April lalu, Perumal mengklaim telah mengatur pemain sebuah tim sepakbola di Olimpiade Beijing 2008, untuk memastikan mereka bermain dalam dua pertandingan yang berbeda.
- Buku itu menuduh Perumal terlibat dalam laga Pra-Piala Dunia Afsel 2010.

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Brasil 2014
Editor : Daniel Sasongko

Tag Terkait

#Piala Dunia Brasil 2014 #Kamerun #Alex Song
  • comment
Artikel Terkait
Komentar