tag
Sepakbola
Belanda p0-0 (4-3) Kosta Rika

Menang Adu Penalti, Belanda Tantang Argentina

Minggu, 06 Juli 2014 05:54 WIB
Belanda lolos ke babak semifinal usai menaklukkan Kosta Rika lewat drama adu penalti.
  • Menang Adu Penalti, Belanda Tantang Argentina
    FIFA
  • Menang Adu Penalti, Belanda Tantang Argentina
    FIFA
  • Menang Adu Penalti, Belanda Tantang Argentina
    GETTY IMAGES
  • Menang Adu Penalti, Belanda Tantang Argentina
  • Menang Adu Penalti, Belanda Tantang Argentina
  • Menang Adu Penalti, Belanda Tantang Argentina
Belanda harus bermain susah payah untuk mengalahkan Kosta Rika di babak perempatfinal Piala Dunia Brasil 2014. Belanda menang adu penalti usai eksekusi penalti dua orang pemain Kosta Rika gagal, Minggu (06/07/14).

Penjaga gawang Tim Krul menjadi pahlawan Belanda setelah mementahkan dua tendangan pemain Kosta Rika dalam drama adu penalti pada perempatfinal Piala Dunia antara Belanda dan Kosta Rika di Arena Fonte Nova, Salvador, Minggu (06/07/14).

Adu penalti dilakukan setelah selama 120 menit kedua tim tetap bermain imbang 0-0, ketika Belanda tiga kali hampir menciptakan gol setelah digagalkan tiang gawang.

Reputasi Louis van Gaal sebagai ahli strategi bola terbaik di dunia kembali diperlihatkannya dengan mengganti kiper Jasper Cillessen untuk menghadapi adu penalti. Keputusannya tepat, Krul menggagalkan dua tendangan Kosta Rika dan sekaligus membawa Belanda ke semifinal untuk melawan Argentina.

Tim Krul mementahkan tendangan Bryan Ruiz dan penendang kelima Kosta Rika Michael Umana, sedangkan empat penendang pertama Belanda sukses memasukkan bola sehingga penendang kelima tidak dilakukan. Belanda menang dengan 4-3.

Pertandingan babak pertama berjalan alot dengan hanya tak kurang dari lima peluang gol tercipta. Belanda yang mendominasi pertandingan menciptakan sejumlah peluang di dalam kotak penalti Kosta Rika, sebaliknya serangan Kosta Rika yang mengandalkan serangan berbalik.

Pada babak pertama, Belanda melakukan empat percobaan gol dimulai pada menit ke-8 ketika Arjen Robben berlari untuk kesekian kali menembus pertahanan lawan namun para pemain Los Ticos menetralisirnya sehingga hanya berbuah tendangan penjuru.

Keylor Navas menjadi bintang babak pertama. Setidaknya ia menghadang tiga peluang bersih Belanda, salah satunya pada menit ke-22 ketika dia dua kali mementahkan tendangan van Persie.

Di babak pertama, Kosta Rika mengancam dua kali lewat set piece yang dilakukan Christian Borges salah satunya pada menit ke-34 namun berhasil diamankan oleh kiper Jasper Cillessen.

Pada babak kedua, Belanda tetap lebih dominan baik dalam penguasaan bola maupun menciptakan peluang, kendati seperti pada babak pertama tidak tercipta banyak.

Belanda sangat tidak beruntung dengan sekali tendangannya membentur tiang gawang dan satu lainnya dimentahkan bek Kosta Rika ketika nyaris membuat gol.

Pertandingan semakin seru, pada menit ke-82 Sneijder menciptakan peluang terbaik Belanda, namun kali ini tendangannya tidak diblok Navas, melainkan digagalkan oleh tiang gawang Kosta Rika. Laga tetap bertahan 0-0 sehingga harus dilanjutkan lewat babak tambahan waktu 2 x 15 menit,

Di babak tambahan waktu, Belanda kesulitan menembus pertahanan Kosta Rika yang selain cemerlangnya kiper Keylor Navas, juga karena tidak beruntung dengan tiga kali membentur tiang gawang.

Pada 15 menit pertama, tepatnya pada menit ke-94, Navas kembali menciptakan penyelamatan gemilang ketika dia menepis untuk membuang bola yang meluncur dari sudulan Ron Vlaar yang menyambut sepak pojok Arjen Robben.

Navas juga mementahkan sebuah sepakan ke kerumuman pemain di depannya pada detik-detik terakhir 15 menit pertama babak perpanjajangan waktu.

Dia setidaknya melakukan empat penyelamatan gemilang pada 90 menit pertama pertandingan ini, sebaliknya kiper Belanda Jasper Cillessen tidak begitu teruji karena lebih sedikitnya ancaman berbahaya Kosta Rika ke gawang Belanda.

Memasuki 15 menit kedua babak perpanjangan waktu, pelatih Belanda Louis van Gaal memasukkan Klaas Jan Huntelaar untuk menggantikan Bruno Martins Indi.  Belanda memperkuat barisan serangnya, sedangkan Kosta Rika melakukan hal sebaliknya.

Pada menit ke-109, Robin van Persie berusaha menyambut luncuran bola hasil sepak pojok Arjen Robben, namun pemain Manchester United itu kesulitan menembus benteng pertahanan Kosta Rika.

Sebaliknya Kosta Rika berusaha menembus pertahanan Belanda lewat Christian Bolanos pada menit 113, namun tusukannya dimentahkan oleh Stefan de Vrij.  Dua menit kemudian Bolanos mencoba lagi tapi hanya menciptakan sepak pojok.

Selang tiga menit kemudian giliran rekannya Urfena menusuk pertahanan Belanda, namun Jasper Cillessen datang menghadang.

Pada menit 119 Sneijder kembali membuat Belanda tidak beruntung ketika tendangannya membentur tiang gawang.  Belanda terus mencoba menembus gawang Kosta Rika tapi gagal menembus kokohnya pertahanan Kosta Rika.

Pada menit-menit terakhir Louis van Gaal menggantikan kiper Jasper Cillessen dengan Tim Krul untuk menghadapi adu penalti.

Keputusannya tepat. Tim Krul menjadi pahlawan Belanda setelah mementahkan tendangan dari Ruiz dan Umana. Sedangkan semua penendang Belanda sukses menaklukkan Navas. Belanda pun lolos ke semifinal untuk melawan Argentina.

Belanda p0-0 (4-3) Kosta Rika

Stadion:  Itaipava Arena Fonte Nova

Wasit: Irmatov

Susunan Pemain

Belanda: 1-Jesper Cillessen (Tim Krul ‘120); 2-Ron Vlaar, 3-Stefan de Vrij, 4-Bruno Martins Indi (Klaas Jan Huntelaar ‘106); 15-Dirk Kuyt, 20-Georginio Wijnaldum, 21-Memphis Depay (Jeremain Lens ’76), 5-Daley Blind; 10-Wesley Sneijder; 9-Robin van Persie, 11-Arjen Robben

Kosta Rika: 1-Keylor Navas; 16-Cristian Gamboa (D. Myrie ’79), 4-Michael Umana, 3-Geancarlo Gonzalez, 2-Johnny Acosta, 15-Junior Diaz; 10-Bryan Ruiz, 5-Celso Borges, 17-Yeltsin Tejeda (Cubero ’96), 7-Christian Bolanos; 9-Joel Campbell (M. Urena ’66).

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Brasil 2014
Editor : Irfan Fikri

Tag Terkait

#Piala Dunia Brasil 2014 #Belanda #Kosta Rika
  • comment
Artikel Terkait
Komentar