tag
Sepakbola

Sergio Romero Sukses Hempaskan Belanda Lewat Contekan

Jumat, 11 Juli 2014 04:49 WIB
Staf kepelatihan Argentina menjalankan strategi Game Theory untuk kalahkan Belanda.
  • Sergio Romero Sukses Hempaskan Belanda Lewat Contekan
    GETTY IMAGES

    Sergio Romero membaca contekan sesaat sebelum hentikan eksekusi Ron Vlaar.

Jumat (11/07/14), ternyata resep Romore menggagalkan dua eksekutor Belanda adalah dengan membaca catatan yang memuat kebiasaan Vlaar dan Sneijder menendang bola.

Drama adu penalti adalah hal terakhir yang diinginkan para pesepakbola dalam suatu pertandingan.

Adu penalti bukan masalah keterampilan pemain baik menendang atau menghentikan laju bola, tapi lebih kepada keberuntungan.

Namun di zaman sepakbola modern, kumpulan data semakin menguatkan presentasi kemenangan sebuah tim. Inilah yang terjadi saat Argentina berhasil mengalahkan Belanda di drama adu penalti.

Romero beserta staf kepelatihan Argentina dengan cermat mengamati kebiasaan para pemain Belanda dalam mengambil tendangan penalti sepanjang putaran Piala Dunia.

Pada Piala Dunia Brasil, Belanda baru mendapat penalti saat berhadapan dengan Meksiko di babak 16 besar, dilanjutkan di babak perdelapan final saat adu penalti dengan Kosta Rika.

Maka dengan melihat kebiasaan lawannya saat menendang penalti, Argentina memiliki catatan tentang para pemain Belanda.

Dalam buku Soccernomics karya Simon Kuper dan Stefan Szymanski membahas tentang taktik ini yang mereka sebut sebagai 'Game Theory', saat mengulas kemenangan Manchester United adu penalti kontra Chelsea di final Liga Champions 2008.
 
Alhasil, kiper yang bermain di Sampdoria itu terlihat membaca catatan yang disembunyikan di balik celananya, setiap kali menghadapi eksekutor tim Belanda.

Staretgi ini berjalan lancar karena mampu menghentikan laju bola Vlaar dan Sneijder.

Argentina wajib berhati-hati apabila di laga final melawan Jerman nanti, sampai harus diselesaikan dengan adu penalti.

Pasalnya di Piala Dunia 2006, Jens Lehmann, kiper Jerman saat itu, juga melakukan hal yang sama dengan Romero dan berhasil menggagalkan eksekusi Roberto Ayala dan Esteban Cambiasso.

  

Baca juga artikel-artikel sejenis di liputan khusus Brasil 2014
Editor : Raditya Adi Nugraha

Tag Terkait

#Piala Dunia Brasil 2014 #Belanda #Argentina #Jerman
  • comment
Artikel Terkait
Komentar