tag
Sepakbola
Persik Vs Arema

Persikmania Ajak Aremania Islah

Selasa, 19 Agustus 2014 15:40 WIB
Suporter Persik ingin mengajak islah kepada Aremania sebelum laga derby sekota bergulir.
  • Persikmania Ajak Aremania Islah
    Ardiyansyah/Kontributor
Forum Komunikasi Suporter Persik Kediri (FKSP), Selasa (19/08/14), mengajak Aremania untuk ber'islah' jelang Persik melawan Arema Cronus, dalam laga lanjutan Indonesian Super League (ISL) pada 27 Agustus 2014 mendatang.

Ketua Umum FKSP Hendriego mengatakan, Forum Komunikasi Suporter Persik Kediri ingin mengajak seluruh suporter Arema untuk melakukan islah sebelum pertemuan kedua klub bertetangga tersebut bergulir.

"Kami ingin islah. Kami ingin jadi tuan rumah yang baik. Kami akan buat spanduk. Singa dan Macan akan bersandingan. Saat lawan Persija, warna hijau kami sterilkan. Kami amankan, kalau lawan Arema, hanya ada biru dan unggu," ungkap Ketua Umum FKSP Hendriego

Bila terjadi islah antara suporter kedua tim yang memiliki rivalitas sengit, maka Aremania dapat melenggang dengan aman saat memberikan dukungan terhadap tim Singo Edan.

"Kami sudah sosialisasi. Jadi biar nanti Aremania bisa datang ke Stadion Brawijaya Kediri, dan
Persikmania bisa hadir di Malang," ucapnya.

Hendriego menuturkan, untuk langkah awal, pihaknya mengundang perwakilan Aremania datang ke Kediri untuk melakukan deklarasi damai bersama dengan FKSP sebelum pertandingan derby Jatim ini digelar.

Acara ini akan ditandai dengan dibentangkannya bendera raksasa berlambang singo dan macan (Macan Putih julukan Persik). Seremonial ini akan menandai berakhirnya perseteruan yang sudah
terjadi sejak 2003 silam.

"Nanti silakan 100 Aremania hadir. Itu tahap awal. Kami sediakan 1500 kursi untuk 100 Aremania. Itu utk beri keamanan Aremania,” ujar Hendriego

Namun, bila tidak terjadi islah, maka laga terancam tidak bisa digelar di Stadion Brawijaya. Pasalnya Panpel Persik belum mengantongi izin dari kepolisian untuk menjamu Arema Cronus.

"Kepolisian tidak ingin laga digelar di Brawijaya. Kami harap izin segera keluar. Makanya Kami
harapkan ada islah," kata dia.

Meski akan digelar islah, belum tentu menjamin pihak kepolisian akan memberikan izin laga derby Jatim boleh digelar di Stadion Brawijaya.

"Setelah ada islah kami akan langsung menemui pihak kepolisian supaya mengeluarkan izin," lanjut Hendriego.

Di pihak lain, manajemen Arema Cronus menyambut baik tawaran islah atau damai dari FKSP. "Kami ingin sebar virus kedamaian. Aremania bisa datang sesuai kuota, dan nol insiden, yang penting sosialisasi ke bawah. Kalau bisa terealisasi, kawan sebelah bisa sadar," ungkap General Manajer Arema Cronus, Ruddy Widodo.

Ruddy pun berharap pertandingan antara kedua tim bisa tetap dilangsungkan di markas Persik Kediri.

"Rabu kami harus beri kepastian ke PT Liga Indonesia. Besok harm ada keputusan dari polisi. Kalau tidak ada izin, harus main di luar. Tapi kami tidak tahu dimana," ujar Ruddy.

Senada Aremania pun menyatakan kesepakatannya dalam menyambut tawaran dari suporter Persik. Namun, Aremania masih menyisakan kekhawatiran.

"Kami butuh jaminan bisa atau tidak Persik menghilangkan suporter lain tersebut," kata Amadi.

Kekhawariran itu berangkat dari pengalaman masa lalu kedua tim. Aremania dan Persik pernah berdamai. Bahkan, tidak ada insiden apapun selama pertandingan berlangsung.

Namun, setelah laga berakhir, bus yang ditumpangi Aremania mendapat lemparan batu oleh oknum suporter lain.

 


Kontributor : Ardiyansyah
Editor : Abinery Hamzano

Tag Terkait

#Arema Cronus #Persik Kediri
  • comment
Artikel Terkait
Komentar