tag
Sepakbola

220 Klub Eropa Tolak Format Baru, Indonesia Terancam Gagal Ikut Piala Dunia 2026

Rabu, 11 Januari 2017 15:32 WIB
ECA mendesak FIFA untuk mengkaji kembali keputusan format baru yang akan diterapkan mulai Piala Dunia 2026.
  • 220 Klub Eropa Tolak Format Baru, Indonesia Terancam Gagal Ikut Piala Dunia 2026
    Istimewa

    FIFA World Cup.

Sebanyak 220 klub elite Eropa dari 53 federasi sepakbola Eropa yang tergabung dalam European Club Association (ECA) siap menolak format baru Piala Dunia 2026. ECA menilai format 48 tim yang dicanangkan FIFA sarat dengan muatan politik, Rabu (11/01/17).

Menurut ECA, penambahan jumlah peserta pada ajang Piala Dunia 2026 merupakan akal-akalan Presiden FIFA saat ini, Gianni Infantino untuk memuluskan kepentingan politiknya, dan tidak berpihak pada kepentingan olahraga. 

Meski secara teknis, penambahan 16 jumlah peserta tidak menambah jumlah pertandingan yang akan dihadapi oleh sebuah negara untuk menuju partai final, ECA tetap bersikukuh menolak rencana tersebut.

"Pada prinsipnya kami tidak mendukung penambahan peserta Piala Dunia, karena kami tidak melihat azas manfaat dari perubahan format saat ini. Jumlah 32 negara di putaran final telah menjadi formula sempurna dari sudut pandang manapun,” demikian pernyataan European Club Association seperti dikutip AS.


ECA menilai format baru Piala Dunia sarat kepentingan politik presiden FIFA, Gianni Infantino.

"Kami meminta untuk mempertimbangkan kembali urgensi keputusan tersebut, sebab masih ada waktu 9 tahun hingga keputusan itu diterapkan. Keputusan itu harus lepas dari pengaruh kepentingan para pemangku jabatan dalam tubuh FIFA."

"Kami curiga jika keputusan ini diambil berdasarkan alasan politik dan mengesampingkan kepentingan olahraga. Jika benar keputusan ini diambil di bawah tekanan politik, maka kami sangat menyesalkan hal itu."

"Kami akan mengkaji lebih detail dampak dan konsekuensi yang akan ditimbulkan dari format baru Piala Dunia tersebut, dan akan membahas masalah ini dalam rapat Dewan Eksekutif ECA pada akhir Januari 2017 mendatang."


ECA menilai format baru Piala Dunia FIFA jauh dari kepentingan olahraga.

Di sisi lain, FIFA memandang jika jumlah 48 tim akan memberi dampak positif bagi negara-negara kecil yang kurang mendapatkan kesempatan untuk lolos putaran final Piala Dunia, seperti Indonesia.

"Kita perlu membentuk Piala Dunia abad 21. Sepakbola bukan sekadar Eropa dan Amerika Selatan. Format baru ini memungkinkan lebih banyak negara untuk bermimpi. Format baru ini akan memberi banyak manfaat tanpa sisi negatif," kata Gianni Infantino.

Dalam format baru rancangan terbaru FIFA, Sebanyak 16 grup yang masing-masing berisi tiga tim akan saling berhadapan.

Dua tim teratas grup akan lolos ke babak 32 besar. Fase gugur diberlakukan pada fase ini. Format baru ini akan menghabiskan waktu 32 hari dengan jumlah 80 pertandingan.


Editor : Ahmad Priobudiyono

Tag Terkait

#FIFA #Piala Dunia #Presiden FIFA #World Cup #Gianni Infantino #Asosiasi Klub Eropa (ECA) #Bola Internasional
  • comment
Artikel Terkait
Komentar